MATA KATARAK!! Lansia Tukang Jasa Timbangan Ini Tak Menyerah Cari Nafkah Demi Keluarga
Orang Sakit
Rp 0
telah terkumpul dari Rp 30,000,000
0 Donatur
Hingga 01 Mei 2026
Bagikan Campaign
Deskripsi Campaign
Di usia senjanya, Abah Didi masih setia berjalan kaki menawarkan jasa timbangan keliling dari pukul 11 siang hingga 9 malam. Selama 54 tahun, pekerjaan sederhana itu menjadi satu-satunya sumber penghidupan bagi Abah dan istrinya.
Dulu, saat tubuhnya masih kuat dan langkahnya masih tegap, Abah bisa membawa pulang hingga Rp200.000 sehari. Kini, dengan kondisi fisik yang melemah dan penglihatan yang semakin buram karena katarak di kedua mata, penghasilannya tak menentu, kadang hanya Rp20.000, kadang Rp50.000 jika sedang ramai.
