Merantau di Masa Tua, Abah Jasa Servis Payung Tidur Tanpa Alas di Teras Masjid
Kegiatan Sosial
Rp 1,525,000
telah terkumpul dari Rp 70,000,000
35 Donatur
Hingga 07 Juni 2026
Bagikan Campaign
Deskripsi Campaign
Di usianya yang telah menginjak 70 tahun, Abah Sulaiman seharusnya menikmati masa tua dengan tenang di kelilingi anak dan cucu. Namun, kenyataan hidup memaksanya menjadi musafir di jalanan. Berbekal kawat berkarat dan keahlian seadanya, Abah berjalan menyusuri banyak tempat untuk menawarkan jasa servis payung, pekerjaan yang kini mulai terlupakan zaman.
Hidup Abah di perantauan sungguh memprihatinkan. Karena tak memiliki biaya untuk menyewa tempat tinggal, setiap malam Abah mencari masjid untuk sekadar merebahkan diri. Tanpa alas, tanpa selimut, Abah hanya meringkuk di belakang masjid dengan tas sebagai bantal dan kain sarung tipis untuk menahan dinginnya angin malam. Abah sebetulnya punya saudara di kota rantauan ini, namun ia memilih menahan lapar dan dingin sendirian karena keluarganya merasa malu dengan pekerjaannya sebagai tukang servis payung.
Penghasilan Abah sangat jauh dari kata cukup. Ia tak berani mematok harga sehingga ia hanya menerima bayaran seikhlasnya. Tak jarang, Abah pulang dengan tangan hampa. Kondisi ini membuat Abah tertahan di kota rantauan selama satu bulan penuh; ia tak bisa pulang ke kota asal karena tak punya ongkos, bahkan tak bisa mengirim uang sepeser pun untuk istri dan kedua cucunya yang masih kecil (TK dan kelas 1 SD).
Penderitaan Abah tak berhenti di situ. Di jalanan, Abah pernah dipalak oleh dua orang tak dikenal. Saat Abah jujur mengatakan tak punya uang sama sekali, ia justru dihujat dengan kata-kata kasar di depan umum. Meski hidupnya penuh duka, Abah adalah sosok yang sangat taat beribadah dan sering menjadi imam di masjid tempatnya menumpang tidur. Setiap kali ada dermawan yang memberi makanan, Abah justru menangis saat menyuap nasi; hatinya hancur teringat istri dan cucunya di rumah, "Apakah mereka bisa makan enak seperti saya hari ini?"
Saat ini, keluarga Abah di kampung terjerat hutang di warung demi bisa membeli beras dan lauk pauk. Istri Abah yang sudah renta pun harus bekerja sebagai kuli kebun demi membantu jajan cucu-cucunya. Abah sangat ingin pulang, melunasi hutang-hutangnya, dan memiliki modal untuk membuka warung kelontong serta memelihara kambing di kampung halaman agar ia tak perlu lagi luntang-lantung di jalanan kota orang.
Mari kita bantu Abah Sulaiman agar bisa pulang dan berkumpul kembali dengan keluarganya. Sedekah dari Anda adalah harapan bagi Abah untuk memiliki masa tua yang lebih layak dan menjamin pendidikan kedua cucunya.
Mari sebarkan campaign ini dan bantu mereka dengan cara:
Klik “Donasi Sekarang";
Masukan nominal donasinya;
Pilih metode pembayaran;
Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Fundraiser dan merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman

Informasi Campaigner
Campaigner
Ayo Kita Peduli
Campaigner Terverifikasi
Social Media Campaigner
Informasi Lainnya
| Provinsi | JAWA BARAT |
|---|---|
| Kabupaten/Kota | KAB. TASIKMALAYA |
Kabar Campaign

Belum ada kabar terbaru dari campaign ini.
Para Donatur
Anonymous
Pada 19 April 2026
Telah Berdonasi
Rp 10,000N
Pada 19 April 2026
Telah Berdonasi
Rp 10,000Anonymous
Pada 19 April 2026
Telah Berdonasi
Rp 500,000Anonymous
Pada 18 April 2026
Telah Berdonasi
Rp 10,000Anonymous
Pada 18 April 2026
Telah Berdonasi
Rp 10,000Do'a dan Pesan Donatur
Anonymous
Pada 19 April 2026
semoga bisa bermanfaat utk bapaknya sehat sllu bahagia dunia ahirat
Anonymous
Pada 19 April 2026
Semoga Abah sehat & lancar rejekinya. Aamiin
Anonymous
Pada 18 April 2026
dengan ini semkga dapat meringankan beban bapak. dan dengan ini semoga menjadi perantara saya bisa masuk surga, ketrima di polimarin jalur snbt, dan menjadi amal jariah saya aamiinn yarabb
Anonymous
Pada 17 April 2026
YaAllah ampunilah dosa kami, sehatkan lahir bathin kami, mudahkan rezeki kami, mudahkan hidup kami. Aamiin Allahuma Aamiin
Anonymous
Pada 17 April 2026
Semoga abahnya dipanjangkan umurnya,disehatkan badannya,dan dimudahkan rezekinya
Laporkan Campaign
Menemukan sesuatu yang mencurigakan tentang campaigner ini? Laporkan kepada kami.